AFA

Au Pair, FSJ, und Ausbildung aus Indonesien

Au Pair, FSJ, Ausbildung aus Indonesien

  • AFA butuh dukungan kalian!!

    Ada banyak cara untuk support AFA: donasi 10 euro per tahun, menulis dan berbagi info serta pengalaman di portal ini, atau berkontribusi untuk proyek Buku AFA. Tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk info selengkapnya

  • Mari Support AFA

    Ada banyak cara untuk support AFA: donasi 10 euro per tahun, menulis dan berbagi info serta pengalaman di portal ini, atau berkontribusi untuk proyek Buku AFA. Tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk info selengkapnya

  • Ayo Dukung AFA

    Ada banyak cara untuk support AFA: donasi 10 euro per tahun, menulis dan berbagi info serta pengalaman di portal ini, atau berkontribusi untuk proyek Buku AFA. Tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk info selengkapnya

  • AYO DUKUNG AFA

    Ada banyak cara untuk support AFA: donasi 10 euro per tahun, menulis dan berbagi info serta pengalaman di portal ini, atau berkontribusi untuk proyek Buku AFA. Tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk info selengkapnya

  • Ayo Dukung AFA

    Ada banyak cara untuk support AFA: donasi 10 euro per tahun, menulis dan berbagi info serta pengalaman di portal ini, atau berkontribusi untuk proyek Buku AFA. Tunggu apa lagi? Hubungi kami untuk info selengkapnya

Posts mit dem Label au pair laki-laki werden angezeigt. Alle Posts anzeigen
Posts mit dem Label au pair laki-laki werden angezeigt. Alle Posts anzeigen

Freitag, 19. Oktober 2018

Au Pair Junge und Gast Familie

 Cara mendapatkan Gast Familie als Au Pair Junge 


Displaying IMG_20160727_183640.jpg
Hallo Pejuang Au Pair terutama untuk kalian para pejuang Au Pair Junge, pasti ada beberapa dari kalian yang tertarik dan berminat sebagai Au Pair Junge namun sering kali beberapa dari Gastfamilie lebih condong akan Au Pair Mädchen. Jangan pernah menyerah dan terus mencoba, pasti disetiap kegagalan akan ada hasil yang sangat luar biasa. Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri, Nama saya Herdi Harja Kusumah. Saya dulu adalah salah satu pejuang Au Pair Junge, Bundesfreiwilligedienst dan sekarang mengikuti Program Ausbildung dalam bidang Medizinische Fachangestellte, bermodalkan bahasa jerman level A1 ketika mendarat di Jerman.

Baiklah, saya akan membahas bagaimana saya bisa mendapatkan Gastfamilie dengan bermodalkan Internet dan banyak membaca informasi baik secara online maupun secara cetak. Berawal pada tahun 2016 tepatnya bulan Februari dimana saya mencoba mendaftarkan akun saya di www.aupairworld.net, namun selalu di tolak. Alhasil saya mencoba mendaftarkan di website lain seperti www.aupair.com, hanya dalam jangka waktu 1 bulan saya mendapatkan pesan dari salah satu GF (Gast Familie) yang dimana GF tersebut tertarik dan membutuhkan Au Pair Junge.

Dalam pesannya,  GF mengundang saya untuk mengenal keluarga dan anak-anaknya, dan kebetulan anak GF tersebut Zwillinge (Kembar) ein Mädchen und ein Junge. Pada saat pengenalan melalui Skype, GF menanyakan pengalaman dan apa motivasi saya sebagai Au Pair Junge. Setelah wawancara dengan GF dan anak-anaknya, 1 minggu kemudian mereka mengirimkan sebuah Vertrag (Kontrak) semuanya berjalan dengan lancar, dan pada tanggal 25 April 2016 saya medapatkan appointment di Kedutaan Besar Republik Federal Jerman. Pada saat Interview semua berjalan dengan lancar dan harus menunggu sampai visa nasional tersebut di setujui.

Butuh waktu hampir 2 bulan visa Au Pair disetujui oleh Ausländerbehörde. Visa disetujui pada tanggal 15 Juni 2016, meskipun di dalam Vertrag yang di mana tertera pada tanggal 1 Juni 2016 saya harus sudah bekerja. Namun Gastfamilie membooking tiket pesawat pada tanggal 29 Juni 2016 dan pada tanggal 30 Juni saya memdarat di Berlin, beliau dan anak-anaknya sudah menunggu di Tegel Airport Berlin untuk menyambut kedatangan salah satu calon keluarganya (Saya sebagai Au Pair).

Jika kalian membutuhkan beberapa Informasi tentang Au Pair, Freiwilliges Soziales Jahr oder Bundesfreiwilligedienst, und Ausbildung. Feel free to ask, here is my email herditerrade@gmail.com

Oleh: Herdi Harja Kusumah
Share:

Dienstag, 4. September 2018

Mencari Gastfamilie untuk Au-pair laki-laki

Halli hallo!

Nama saya Candra dan berasal dari Bogor. Dalam kesempatan kali ini saya mau berbagi cerita saya dalam mendapatkan Gastfamilie. Untuk para calon Aupair, khususnya para kaum lelaki sangat dimengerti kalau ada keluhan, mencari Gastfamilie susah sekali atau akunnya di Aupairworld dihapus. Saya mengalami semua itu pada tahun 2015 lalu.

Sebelumnya, saya mendaftarkan diri di Aupairwold ini karena tidak ada larangan untuk laki-laki jika mau mencari Gastfamilie di website ini, tetapi setelah dua kali membuat akun dan menunggu konfirmasi penerimaan akun untuk bisa mulai mencari keluarga ternyata akun saya selalu ditolak. Karena saya sangat jengkel dengan sifat mereka yang tidak transparan, maka akhirnya saya memutuskan untuk menjadi tidak jujur juga dengan membuat akun yang menerangkan kalau saya adalah female.

Setelah satu hari akhirnya saya mendapatkan konfirmasi kalau akun saya sudah bisa digunakan. Hiuuurayyy!!! Saya mulai upload foto-foto yang cocok untuk mencari keluarga dan mengirim personal message kepada para calon keluarga. Saran: karena pencarian saya ini diawali dengan ketidakjujuran terhadap websitenya, maka lebih baik jelaskan kepada para calon keluarga apa yang membuat kalian membuat female profile dengan lembut dan penuh motivasi!

Dari website Aupairworld saya akhirnya mendapatkan tiga calon Gastfamilie yang paling click dengan saya. Dalam jangka waktu satu bulan satu per satu dari para calon tersebut menunjukkan ketidakcocokkan mereka terhadap saya. Ketidakcocokkan ini bukan masalah gender, melainkan waktu kedatangan di Jerman dan keadaan saya dulu yang masih kuliah dan point lainnya yang penting untuk kedua pihak.

Teman saya dari Bremen akhirnya menyarankan sebuah website khusus Jerman: Finde Au Pair Deutschland

Dari website diatas saya mendapatkan Gastfamilie saya yang tinggal di Bremen. Dalam website tersebut ada lumayan banyak juga Aupair- Junge lainnya yang mencari Gastfamilie

Jadi silahkan dicoba ya! Terima kasih sudah mau membaca tulisan ini dan salam semangat dari Jerman untuk kalian yang masih dalam tahap pencarian ! Jangan menyerah!

Displaying 20161014_162740.jpg


Jangan lupa baca: Köln Pass 

Written by : Candra Hasannudin
Share:
Powered by Blogger.

Recent

Breaking

Categories

Pages

Theme Support